Dinas Pendidikan dan Kebudayaan

21 April 2026   70 kali  
Perkuat Karakter Siswa Melalui Kepemimpinan Sekolah, Dindikbud Lumajang dan INOVASI Gelar Lokakarya Refleksi
Perkuat Karakter Siswa Melalui Kepemimpinan Sekolah, Dindikbud Lumajang dan INOVASI Gelar Lokakarya Refleksi

Pemerintah Kabupaten Lumajang melalui Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Dindikbud) mempertegas komitmennya dalam mencetak generasi berkarakter melalui kolaborasi strategis bersama program INOVASI. Komitmen ini diwujudkan dalam Lokakarya Penguatan Kepemimpinan dalam Upaya Pengembangan Karakter yang diselenggarakan pada Selasa hingga Rabu, 21-22 April 2026, di Ruang Ranupani, Aston Inn Lumajang.

Kegiatan ini dibuka secara resmi oleh Pelaksana Tugas (Plt.) Kepala Dindikbud Kabupaten Lumajang, Patria Dwi Hastiadi. Dalam arahannya, Patria menekankan bahwa penguatan karakter merupakan fondasi fundamental yang akan menentukan kualitas sumber daya manusia Lumajang di masa depan.

"Karakter merupakan dasar keterampilan yang sangat krusial bagi anak untuk menguasai berbagai kecakapan hidup dan keterampilan dasar lainnya. Oleh karena itu, penguatan karakter perlu difasilitasi secara serius melalui peran-peran kepemimpinan di tingkat satuan pendidikan," ujar Patria.

Lebih lanjut, Patria mengingatkan bahwa tantangan terbesar saat ini adalah memastikan nilai-nilai karakter tidak hanya terjebak dalam tataran administratif atau sekadar program kegiatan. "Kita harus berupaya agar penguatan karakter ini tidak berhenti pada program semata, namun benar-benar terwujud dalam perubahan perilaku nyata yang tercermin dalam budaya sekolah, praktik kepemimpinan, serta interaksi sehari-hari antarwarga sekolah. Kepala sekolah dan pengawas diharapkan memiliki kemampuan untuk memfasilitasi proses refleksi, membangun komitmen bersama, serta menciptakan sistem dan kebiasaan yang mendukung penguatan perilaku positif secara berkelanjutan," imbuhnya.

Lokakarya refleksi ini dirancang sebagai ruang pembelajaran bersama untuk mendokumentasikan proses, hasil, serta melihat perubahan yang terjadi di sekolah-sekolah yang telah memulai implementasi penguatan karakter. Fokus utamanya adalah memperkuat kapasitas kepala sekolah dan pengawas sebagai aktor kunci yang menggerakkan perubahan di tingkat sekolah. Melalui pendekatan refleksi, keberhasilan yang telah dicapai dapat dirayakan, sementara tantangan yang dihadapi diidentifikasi untuk dicarikan solusi perbaikannya.

Sebanyak 45 peserta terlibat aktif dalam forum ini, yang terdiri dari unsur Dinas Pendidikan, 10 orang kepala sekolah, 20 orang guru, 5 orang pengawas sekolah, perwakilan BBPMP Jawa Timur, serta tim ahli dari INOVASI. Partisipasi luas ini bertujuan untuk membangun rasa kepemilikan dan optimisme bahwa tujuan penguatan karakter dapat dicapai secara bertahan dan berkelanjutan.

Selama dua hari, para peserta mengikuti rangkaian agenda yang padat, mulai dari sesi World Café untuk berbagi praktik baik hingga simulasi implementasi strategi penguatan karakter. Pada sesi akhir, setiap sekolah merancang rencana tindak lanjut yang spesifik untuk diuji coba di satuan pendidikan masing-masing. Dengan adanya dokumentasi proses dan pengumpulan bukti keberhasilan yang sistematis, diharapkan dukungan yang diberikan benar-benar bernilai dan memberikan dampak optimal bagi peningkatan hasil belajar siswa di Kabupaten Lumajang. (Dikbudlmj-ysn)

Banyak Dibaca
Guru Alami Kendala Login Ruang GTK
31 Oktober 2025 7694 kali Baca...