Dinas Pendidikan dan Kebudayaan

07 Mei 2026   202 kali  
Bangun Generasi Tanggap Iklim, Pengawas SD Dindikbud Lumajang Masifkan Edukasi Lingkungan Sejak Dini
Bangun Generasi Tanggap Iklim, Pengawas SD Dindikbud Lumajang Masifkan Edukasi Lingkungan Sejak Dini

Isu pemanasan global dan perubahan iklim kian menjadi ancaman nyata yang membutuhkan intervensi dan penanganan lintas generasi. Merespons tantangan global tersebut, Kelompok Kerja Pengawas Sekolah Dasar (KKPS-SD) Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Dindikbud) Kabupaten Lumajang mengambil langkah proaktif dengan menggelar kegiatan alih informasi Pendidikan Perubahan Iklim (PPI). Langkah strategis ini menjadi tonggak penting dalam upaya membangun kesadaran dan kepedulian lingkungan sejak usia dini di bangku pendidikan dasar.

Melalui program edukasi yang terstruktur ini, para pengawas sekolah diposisikan sebagai agen penggerak utama di garda terdepan. Mereka diharapkan mampu menjadi jembatan transformasi pengetahuan yang efektif untuk mentransfer pemahaman materi PPI kepada para kepala sekolah dan dewan guru di wilayah binaannya masing-masing. Estafet informasi ini pada akhirnya akan bermuara di ruang-ruang kelas, di mana materi perubahan iklim dapat diintegrasikan secara luwes dalam aktivitas pembelajaran sehari-hari dan diterima langsung oleh peserta didik.

Materi esensial yang didiseminasikan dalam program ini cukup komprehensif. Cakupannya meliputi pemahaman dasar mengenai fenomena perubahan iklim, langkah-langkah konkret pencegahan dampaknya dalam skala mikro, serta peningkatan kapasitas kesiapsiagaan warga sekolah dalam menghadapi berbagai potensi bencana alam.

Kegiatan alih informasi tingkat kabupaten ini merupakan tindak lanjut nyata dari Bimbingan Teknis (Bimtek) PPI yang sebelumnya telah diselenggarakan secara intensif oleh program INOVASI (Inovasi untuk Anak Sekolah Indonesia) wilayah Jawa Timur. Melalui Bimtek tersebut, para pengawas telah dibekali dengan berbagai landasan strategi pedagogis, sehingga isu-isu ekologi yang kompleks dapat dikemas menjadi materi yang menarik, efektif, dan mudah dicerna oleh nalar siswa sekolah dasar.

Ketua KKPS Kabupaten Lumajang, Nur Jaenab, memberikan penekanan khusus terkait urgensi keberlanjutan dari distribusi informasi ini. Ia secara tegas mengimbau agar momentum dan materi berharga yang telah dikuasai tidak mandek di level manajerial atau hanya menjadi arsip di tingkat pengawas semata.

"Materi PPI ini harus segera diteruskan secara masif dan berkesinambungan kepada kepala sekolah dan guru, sehingga bisa langsung sampai dan dipraktikkan oleh murid di sekolah. Edukasi sejak dini sangat krusial dan penting perannya untuk membentuk fondasi kesadaran serta kepedulian anak-anak kita terhadap kelestarian lingkungan," ujar Nur Jaenab memberikan penegasan.

Manifestasi dari kegiatan edukasi ini diharapkan mampu melampaui batas-batas teori di atas kertas. Para siswa didorong untuk tidak sekadar memahami isu perubahan iklim secara konseptual, namun juga mampu mengimplementasikan kebiasaan dan perilaku ramah lingkungan secara konsisten dalam rutinitas kehidupan sehari-hari, baik di sekolah maupun di rumah.

Lebih jauh, penguatan wawasan kesiapsiagaan bencana di lingkungan sekolah dasar diyakini akan sangat berkontribusi dalam meminimalisasi fatalitas dan risiko saat menghadapi situasi darurat di masa mendatang. Ke depan, KKPS Kabupaten Lumajang berkomitmen kuat untuk terus mengawal dan mendukung penuh program edukasi berwawasan lingkungan ini. Upaya ini dipandang sebagai bagian tak terpisahkan dari ikhtiar bersama Pemerintah Kabupaten Lumajang dalam mencetak generasi penerus yang tangguh, adaptif, dan memiliki kepedulian tinggi terhadap bumi tempat mereka berpijak.

Banyak Dibaca
Guru Alami Kendala Login Ruang GTK
31 Oktober 2025 7819 kali Baca...