Dinas Pendidikan dan Kebudayaan

25 Mei 2026   254 kali  
Dindikbud Lumajang Mantapkan Strategi Bertanya dan Umpan Balik dalam Pelatihan PM
Dindikbud Lumajang Mantapkan Strategi Bertanya dan Umpan Balik dalam Pelatihan PM

Estafet peningkatan kualitas pendidikan di Kabupaten Lumajang terus dipacu. Sebagai langkah keberlanjutan dari rangkaian program transformasi pembelajaran, Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Dindikbud) berkolaborasi dengan program INOVASI kembali menyelenggarakan Pelatihan Pembelajaran Mendalam (PM) Siklus 2 Unit 2. Kegiatan strategis yang secara khusus membedah materi "Strategi Bertanya dan Umpan Balik Konstruktif" ini dilangsungkan dengan khidmat di Alka Cafe Lumajang pada Senin (25/5/2026).

Pelatihan lanjutan ini merupakan tindak lanjut taktis dari Pelaksanaan Pelatihan PM Siklus 2 Unit 1 serta Unit 2 terkait Dukungan Kepemimpinan yang telah sukses digelar pada 11 dan 13 Mei lalu. Lebih dari itu, forum ini juga menjadi wadah konsolidasi dan refleksi atas hasil pendampingan On the Job Training (OJT-1) yang telah bergulir pada minggu ketiga bulan Mei. Implementasi lapangan tersebut menyasar langsung tiga belas satuan pendidikan dasar yang didapuk sebagai pilot project INOVASI di wilayah Gugus Sekolah (Guslah) 1 Kecamatan Randuagung dan Guslah II Kecamatan Tempeh.

Forum peningkatan kapasitas pendidik ini melibatkan partisipasi aktif dari empat puluh delapan peserta yang mewakili berbagai pilar ekosistem pendidikan Lumajang. Sinergi lintas sektoral ini dihadiri oleh perwakilan dari unsur Dindikbud, khususnya Bidang Guru dan Tenaga Kependidikan (GTK) serta Bidang Pendidikan Dasar (Dikdas). Jajaran pengawal mutu pendidikan juga hadir secara utuh, meliputi Pengawas SD Kecamatan Randuagung, Koordinator Pengawas SD, Pengawas SD Kecamatan Tempeh, hingga fasilitator ahli dari unsur kepala sekolah dan ketua kelompok kerja guru. Dukungan dari sisi manajerial turut diperkuat dengan kehadiran Ketua K3S dari Kecamatan Randuagung dan Tempeh.

Sementara itu, denyut nadi perubahan di tingkat akar rumput direpresentasikan langsung oleh para kepala sekolah dan guru dari tiga belas lembaga pendidikan sasaran. Masing-masing satuan pendidikan mendelegasikan tiga punggawanya, yang terdiri dari satu orang kepala sekolah dan dua orang guru kelas. Rombongan agen penggerak ini berasal dari SDN Kalidilem 01, 02, dan 04; SDN Banyuputih Lor 01 dan 02; SDN Tempeh Tengah 01, 02, dan 04; serta SDN Lempeni 01, 02, dan 03. Turut serta pula perwakilan dari institusi swasta yang menjadi pionir, yakni SD Islam Al-Firdaus dan SD TQ Azzahra, guna memastikan pemerataan kualitas pendidikan tanpa membedakan status negeri maupun swasta.

Mengakhiri rangkaian pelatihan yang padat, interaktif, dan penuh antusiasme tersebut, Kepala Seksi Peningkatan Kompetensi, Penghargaan dan Perlindungan Guru dan Tenaga Kependidikan Dindikbud Lumajang, Heppy Septevin Gumilang, hadir secara langsung untuk menutup acara. Dalam sambutan penutupnya, Heppy menyuntikkan suntikan moral dan apresiasi setinggi-tingginya kepada seluruh peserta yang telah menunjukkan dedikasi luar biasa dalam menyerap paradigma pendidikan gaya baru ini.

Ia menegaskan bahwa muara dari investasi waktu dan tenaga dalam kegiatan ini bukan sekadar peningkatan kapasitas individual, melainkan penciptaan efek domino bagi wajah pendidikan Lumajang secara makro. Heppy menaruh asa yang besar agar seluruh peserta yang telah digembleng dalam program ini kelak mampu bertransformasi menjadi calon-calon fasilitator daerah andalan Dindikbud. Dengan bekal praktik baik dan pemahaman substansial yang telah dikuasai, para lulusan pelatihan ini diproyeksikan mampu mendiseminasikan ilmu serta menebar virus-virus inovasi ke sekolah-sekolah di kecamatan lain. Melalui regenerasi fasilitator dari rahim guru itu sendiri, esensi dari Pembelajaran Mendalam diyakini akan tersampaikan secara jauh lebih merata, mengakar, dan optimal di seluruh penjuru Kabupaten Lumajang. (Dikbudlmj-ysn)

 

Banyak Dibaca
Guru Alami Kendala Login Ruang GTK
31 Oktober 2025 8014 kali Baca...